Selasa, 15 Januari 2013

SUPERMAN IS DEAD UNTUK INDONESIA

 
Superman Is Dead baru-baru ini mengumumkan akan ikut mengisi sebuah kompilasi album anak karya A.T. Mahmud bertajuk Ambilkan Bulan. Berangkat dari keprihatinan Bobby Kool (vokal, gitar), Eka Rock (bass, backing vokal), dan JRX (drummer) dengan yang terjadi sekarang, bahwa lagu anak-anak sudah mulai ‘terkontaminasi’ oleh hal-hal yang nggak sewajarnya diketahui oleh seorang anak.

“Kami prihatin dengan lagu anak-anak sekarang. Mereka bisa menyanyikan lagu yang membahas tentang selingkuhan. Dan kami nggak mau mereka tumbuh lebih cepat dari yang seharusnya,” jawab JRX disela-sela obrolan bareng HAI di kantor Sony Music Indonesia.
Berangkat dari itu jugalah, selain mengajak SID, pihak label mengajak beberapa artist di bawah naungannya untuk gabung di kompilasi Ambilkan Bulan tersebut. Dengan menambahkan nuansa punk rock, lagu Aku Anak Indonesia ini sukses menonjolkan ciri khas dari band asal Bali tersebut. Lagu ini pernah dibawakan oleh Tasya dengan nuansa yang jauh berbeda.
“Pas kami mendengar lagu tersebut yang dibawakan oleh Tasya, kami terkejut. Karena nuansa yang dulu dengan yang kami buat jauh berbeda,” ungkap Bobby.
Well, penasaran lagunya seperti apa? Ini dia!
 
Setelah sempat dikabarkan akan merilis album The Best berupa vinyl, Superman Is Dead menepatinya janjinya dengan mengundang para wartawan, termasuk HAI untuk sekadar ngobrol santai dan melihat rupa dari vinyl perdana mereka di kantor Sony Music Indonesia, tadi siang (23/2).
“Wah, seperti ini rupanya. Kami pun baru lihat sekarang!” ungkap Eka dan Bobby, dilanjutkan dengan JRX yang terpukau melihat collectable items tersebut muncul di depan muka mereka.
Yes, jika dilihat dari tampak depan, sebuah foto klasik yang ternyata adalah suasana jalan Poppies II di tahun 1977. “Foto ini kami dapat dari seorang pengusaha di Kuta, ini memang Poppies II, tempat di mana SID terbentuk. Di baliknya, adalah Poppies II yang sekarang, bisa dilihat perbedaannya,” ungkap JRX dan Bobby, menanggapi.
Lantas, apa sih obsesi mereka dengan adanya vinyl ini?
“Obsesi kami merilis vinyl ini timbul karena, kami ingin mendokumentasikan karir kami selama ini dalam bentuk karya yang layak dikoleksi. Ini kami sebut bagaikan album foto. dari 1995 sampai sekarang. Kami mempunyai satu buah album foto yang spesial, kami pilih foto-foto terbaik. Kami sadar kalau ini proyek yang sangat idealis, dan kemungkinan untuk mengulangi hal ini di Indonesia chance-nya sangat kecil. Jadi, semuanya benar-benar kami pikirkan, mulai dari art work, pemilihan foto, pop up photo,” jelas JRX panjang lebar.
FYI, vinyl berisi 8 lagu pilihan tersebut dibanderol 350 ribu dan rencananya akan mulai dijual pada bulan Maret 2012 mendatang via mail order . Berminat?

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/tips-cara-supaya-artikel-blog-tidak.html#ixzz2Eh3vWKOI